Terlalu Banyak Ujian Tidak Baik Untuk Murid

0
30
rrijakarta.com

Kurikulum yang kaku membatasi bahan bacaan hanya agar murid lulus ujian. EPA

Seorang wanita yang menyabet gelar guru terbaik di dunia mengatakan budaya terlalu banyak ujian dapat merusak standar dan “mengurangi semangat” para guru.

Nancie Atwell, guru Amerika Serikat yang memenangkan Global Teacher Prize pada permulaan tahun ini, sedang mengunjungi sebuah sekolah di London.

Dia juga mengatakan para guru akan lebih diperhatikan para murid jika berbicara dengan suara rendah, bukannya berteriak.

Atwell memenangkan penghargaan sejuta dolar tapi memberikan dana tersebut kepada sekolahnya di Maine, AS.

Saat mengunjungi Capital City Academy di Willesden, London barat laut, dia mengatakan sebagian hadiahnya akan dipakai untuk memperbaiki pemanas sekolah.

Atwell memperlihatkan keterampilannya dalam mengajar bahasa Inggris di depan kelas dengan murid berumur 12 dan 13 tahun, sambil diamati pejabat di Kementerian Pendidikan Inggris, Nick Gibb.

Bersuara halus dan sangat sopan kepada para murid yang duduk di sebuah lingkaran di sekitarnya, Nancie mengajarkan dua puisi.

Dia juga mengatakan kepada mereka bahwa para murid memanggilnya dengan menggunakan nama kecilnya.

Atwell memperingatkan bahaya sistem pendidikan yang mengarah ke kurikulum yang terlalu kaku.

Pendekatan seperti itu dapat membatasi bahan bacaan murid karena mereka terlalu memusatkan perhatian pada sebagian kecil bahan bacaan hanya untuk lulus ujian. BBC

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here