Berkas dukungan calon perseorangan berkurang 50 persen

0
185

Ditemukan dukungan ganda, KTP ganda dan KTP kadaluarsa.

RRI Jakarta- Usai dilakukan verifikasi faktual selama dua pekan, jumlah dukungan bakal calon gubernur (cagub) dan wakil gubernur (wagub) DKI Jakarta yang berasal dari jalur independen disinyalir berkurang hingga sebanyak 50 persen dari berkas dukungan yang diserahkan ke Komisi Pemilihan Umum. Selain banyak dukungan fiktif, berkurangnya jumlah dukungan itu juga banyak sebabkan, sedikitnya warga yang datang saat verfikasi faktual dilakukan.

Ketua Panita Pengawas Pemilu (Panwaslu) DKI Jakarta, Ramdansyah mengatakan, berkas dukungan kedua pasangan cagub dan cawagub dari jalur independen berkurang hampir 50 persen. Meski begitu, dikatakan Ramdansyah, hingga kini, masih ada beberapa kelurahan lagi yang belum menyelesaikan verfikasi faktual. “Jadi, data ini masih sementara karena masih ada beberapa kelurahan yang belum selesai melakukan verifikasi faktual,” ujar Ramdansyah di Kantor Panwaslu DKI, Jl Suryopranoto, Jakarta Pusat, Selasa (28/2) seperti diberitakan beritajakarta.com.

KPU DKI, dikatakan Ramdansyah, hingga kini masih melakukan rekapitulasi berkas dukungan hingga 5 Maret mendatang. Kelurahan yang belum menyelesaikan verifikasi faktual diantaranya yakni, Kelurahan Penjaringan, Kelurahan Grogol Petamburan, dan Kelurahan Petamburan. “Hingga 5 Maret masih ada rekap di tingkat provinsi, jadi itu yang dimanfaatkan oleh PPS (Panitia Pemungutan Suara). Sehingga tidak menambah atau memundurkan jadwal,” katanya.

Data dari Panwaslu DKI Jakarta, untuk pasangan Faisal Basri-Biem Benyamin menyerahkan berkas dukungan sebanyak 496.155. Dari data tersebut 18.471 dukungan ganda, 29.493 KTP ganda, 5.326 bukan kelurahan setempat, dan 15.751 KTP kadaluarsa. Sementara yang lolos administrasi hanya sebanyak 202.492 dukungan saja.

Sedangkan yang hadir dalam verifikasi faktual yakni 23.957 warga. Dari verifikasi faktual ini, juga ditemukan terdapat 3.477 warga yang mengisi form B 8 KWK KPU tentang penolakan dukungan terhadap pasangan Faisal Basri-Biem Benyamin.

Untuk pasangan Hendardji Supandji-Achmad Riza Patria, dari 666.196 berkas dukungan yang diserahkan, hanya sebanyak 328.572 yang lolos administrasi. Dengan rincian 12.130 dukungan ganda, 8.621 KTP ganda, 8.521 bukan kelurahan setempat, dan 22.596 KTP kadaluarsa.

Pada verifikasi faktual pasangan Hendardji Supandji-Achmad Riza Patria, hanya beberapa warga saja yang datang yakni sebanyak 48.917 orang. Sementara yang mengisi form B 8 KWK KPU sebanyak 9.034 warga.

Ramdansyah mengaku, pihaknya kesulitan mendapatkan data dari KPU Jakarta Timur. Sehingga berkas dukungan dari Jakarta Timur sementara ini dimasukkan dalam dukungan yang lolos verifikasi. “Kami kesulitan memperoleh akses data verifikasi faktual. Kami tidak bisa menginput datanya,” jelasnya.

Untuk itu, pihaknya akan mempelajari lebih dalam mengenai kesulitan mendapatkan data dari KPU Jakarta Timur. “Kami akan mempelajari, apakah ada kesengajaan atau tidak. Karena di wilayah lain kami bisa mengakses. Harus ada asas keterbukaan dan panwaslu mendampingi,” tandasnya. (bp-a1/bj)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here