Akibat Banjir, Pemkab Serang Kehilangan Produksi Padi 1000 Ton Tahun Ini

0
57

Akibat banjir yang melanda sembilan kecamatan se-Kabupaten Serang Banten, muncul kekuatiran berkurangnya produksi padi di daerah ini.

RRI Jakarta– Dinas Pertanian Kabupaten Serang akan kehilangan sebanyak 1000 ton beras akibat banjir yang melanda di sembilan kecamatan se-Kabupaten Serang, dari target produksi tahun ini sekitar 450.000 ton.

Apalagi kesembilan kecamatan yang terendam banjir beberapa waktu lalu, merupakan kecamatan penghasil padi di Kabupaten Serang, seperti Kecamatan Pontang, Tirtayasa, Cikesusal, Pamarayan dan Beberapa Kecamatan Lainnnya.

Menurut kepala Seksi Tanaman Pangan Dinas Pertanian Kabupaten Serang Zaldi Dhuhana mengungkapkan, pengurangan Produksi padi sebanyak 1000 ton tersebut di akibatkan hampir sebagian besar sawah di masing-masing kecamatan yang berada di bantaran sungai terendam banjir.

Bahkan lahan persawahan yang terndam air tercatat sebanyak 3.673 hektare lahan pertanaman dan 116.500 meter persegi lahan persemaian. Sehingga hal tersebut berdampak kepada kemungkinan adanya puso terhadap tanaman padi yang masih muda. Zaldi menyebutkan berdasakan data terkini,

Kecamatan Kopo sudah melaporkan sebanyak 262 hektar lahan yang di pastikan puso dari total lahan yang terendam air sebanyak 638 hektar. Sementara dari kecamatan lain, dinas pertanian belum mendapatkan laporannya.

Meskipun lahan sawah di 18 kecamatan diantaranya di laporkan sudah terendam banjir. Oleh karena itu dinas pertanian masih menunggu laporan resmi dari masing-masing kecamatan, untuk selanjutnya menjadi bahan pengajuan bantuan benih dari pemerintah provinsi maupun dari

Kementrian Pertanian. Namun jika sampai tiga hari kedepan, pihak kecamatan melalui pihak terkait belum memberikan laporannya, maka dinasnya akan melaporkan permintaan benih tersebut dengan rincian laporan sementara. (bp-a1/nsj)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here