DKI Beri peluang warga ajukan keringanan pajak PBB Featured

17 Feb 2014 Budi Prihantoro
248 times
RRI Jakarta, Jakarta: Pemerintah Propinsi DKI Jakarta memberi peluang kepada  warganya yang merasa keberatan terhadap kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan, PBB. Kenaikan  pajak PBB tahun 2015 di Ibu Kota berlaku bagi kawasan ekonomi komersial. 
Kepala Dinas Pelayanan Pajak: Agus Bambang Setiowidodo mengatakan, yang disebut kawasan ekonomi komersial adalah daerah yang untuk kegiatan perekonomian / perniagaan tinggi yang berpotensi terjadi eksplorasi nilai keuangan tinggi
 
"Kenaikannya 20% dari nilai PBB tahun 2014 silam,"ujar Agus Bambang hari Senin (27/4/2015) pagi.
 
Agus Bambang menjelaskan warga yang memiliki NJOP tinggi jika totalnya dibawah Rp 200 juta dikenakan tarif 0,01%. Besaran PBB akan naik kembali jika totalnya antara Rp 200 juta sampai Rp 2 miliar  dengan pengenaan tarif 0,1 %. 
 
"Jika makin luas dan makin besar, dia kena tarif 0,2 % hingga tertinggi 0,3 % ," ujarnya.
 
Hingga batas waktu pembayaran pajak 31 Agustus 2015, Pemda DKI memberi waktu kepada warga yang keberatan untuk mengajukan keringanan. 
 
Mekanisme pengajuan keringanan cukup mudah, asalkan memiliki KTP DKI Jakarta dan surat keterangan dari RT/RW bagi warga miskin.
 
"Keringanan akan diberikan hingga 75 % bagi para pensiunan dan veteran, Sementara untuk warga biasa bisa dikenakan keringanan 50%,"ujar Kadis pelayanan pajak DKI.
 
Tahun 2015 ini, pemda DKI menargetkan penerimaan dari Pajak Bumi dan Bangunan Tahun 2015 mencapai Rp 8 triliun atau mengalami kenaikan 23,08 persen dari target penerimaan tahun lalu sebesar Rp 6,5 triliun. 
 
Situs berita resmi milik pemda DKI, menyebutkan agar target dapat terpenuhi Dinas Pelayanan Pajak Provinsi DKI Jakarta telah menjalin kerjasama dengan 77 perbankan serta PT Pos untuk mempermudah pembayaran SPPT PBB-P2.
Last modified on Monday, 04 May 2015 00:58
Rate this item
(0 votes)

Stasiun Nasional (RRI Jakarta)

Alamat

Jalan Medan Merdeka Barat No 4-5 Jakarta Pusat, Indonesia 10110 (Gedung Depan)

Lain - Lain